Rabu, 27 Mei 2026

WARGA DI PEDESAAN TETAP ANTUSIAS MELAKSANAKAN KURBAN IDUL ADHA DI DESA BENDOSARI. DITENGAH ISYU PELEMAHAN EKONOMI RUPIAH TERHADAP DOLAR.

Setelah usai melaksanakan Sholat idul adha 2026 ,Warga masyarakat baik perseorangan atau kelompok penyelenggara  korban idhul adha,sekitar 15 hewan kurban ,berupa sapi dan kambing kurban ,telah dilaksanakan pemotonganya di Desa Bendosari kecamatan gebang.
 Telah dilaksanakan  di beberapa musholah yang ada di desa ini.

Warga berantusias mengikuti proses pemotongan hewan kurban di beberapa lokasi rt rw masing2.
Ini salah satu bukti Bahwa perekonomian di wilayah Kecamatan Gebang tetap berjalan dan tetap kondusif seperti yang kita rasakan saat ini.  Hal ini menepis pemberitaan tentang sulitnya ekonomi yang sedang terjadi di  wilayah pedesaan indonesia? walaupun kondisi ekonomi di wilayah kita katanya? sedang tidak baik-baik saja. Itu menurut isu yang sedang berkembang saat ini, tetapi padahal kenyataannya warga masyarakat masih bisa Melaksanakan kurban bahkan pertama yang melaksanakan adalah kebanyakan warga-warga dipedesaan, ada yang melaksanakan kurban orang per orang ada juga yang berkelompok, ini membuktikan bahwa akan ada dan sedang terjadi perputaran ekonomi yang ada di wilayah ini tetap berjalan dengan baik . 

Sekaligus menepis anggapan dari beberapa ahli ekonom yang mengatakan bahwa Indonesia sedang dilanda krisis ekonomi secara masif? pada kenyataannya di beberapa tempat di wilayah lain malah terlihat antusias warga mengikuti kegiatan tahunan sebagai mana kewajiban warga muslim yang ada di wilayah ini.

Walaupun tidak mewakili keadaan perekonomian di seluruh wilayah Indonesia tapi paling tidak mereka yang dikatakan oleh para ekonomi yang terdampak paling sulit adalah di daerah atau di pedesaan, ternyata pada kenyataannya kali ini warga masyarakat sendiri yang membuktikan bahwa keadaan ekonomi mereka sebenarnya tidak terpengaruh secara signifikan oleh perkembangan dollar yang naik terus dan akhirnya ekonomi Indonesia katanya lemah dan bisa menghancurkan keadaan ekonomi di Indonesia.

Argument para Ekonom ini jadi terbantahkan ,bahwa apa yang terjadi di wilayah pedesaan atau peredaran perekonomian yang ada di wilayah pedesaan sebenarnya tidak terlalu terdampak dengan adanya dolar yang naik dan melemahkan rupiah ,walaupun alasan ini tidak mewakili kegiatan perekonomian secara keseluruhan tetapi ini adalah salah satu alasan  untuk menepis anggapan-anggapan mereka yang telah mengatakan bahwa ekonomi  Indonesia sedang tidak baik-baik saja ? menurut para ekonom yang sering berbicara di media sosial ataupun di dalam pemberitaan pemberitaan yang ada di Indonesia.

Tidak dapat dipungkiri memang nilai dolar sangat tinggi terhadap rupiah dan apa yang diucapkan oleh Pak Prabowo sebagai presiden pada saat menyampaikan pidatonya di depan DPR pada saat acara kebangkitan nasional benar adanya.
 "Orang desa kan ga pake dolar? Yang terdampak ya mereka yang suka pake dolar? ".
Masyarakat di pedesaan atau masyarakat biasa, tidak merasakan dampak secara langsung dengan adanya Pelemahan Rupiah terhadap dolar.

Tidak dipungkiri juga mungkin ada beberapa orang yang terdampak dalam Pelemahan Rupiah terhadap dolar ini mungkin bagi mereka para pelaku yang menggunakan uangnya untuk penanaman saham atau jual beli saham di di internet.

Hanya Kelompok inilah yang pasti merasakan dampaknya Tentu pelaku ekonomi seperti ini tidak bisa disamaratakan dengan warga masyarakat biasa yang berada di pedesaan mereka memang benar-benar terdampak dengan adanya kelemahan rupiah terhadap dolar. Tapi bagi warga masyarakat biasa yang tinggal di pedesaan tentu hal ini akan terbantahkan dengan fakta-fakta ekonomi yang berjalan dengan baik di sekitaran Wilayah Desa mereka masing-masing tentu akan beda jauh beda dengan keberadaan perekonomian di kota yang pasti sangat merasakan dampaknya tapi dengan perbandingan yang ada Seberapa luas wilayah perkotaan dan  berapa luas wilayah di pedesaan. Pergerakan perekonomian yang ada di kota dengan wilayah pergerakan perkonomian yang ada di desa jauh perbedaanya. 
Tidak imbang tapi tetap saja para pelaku ekonomi masyarakat biasa tidak terdampak langsung? Dengan adanya kelemahan rupiah dari dolar?

JUAL BELI JABATAN PERANGKAT DESA TERUNGKAP DI PATI JATENG

Saya sempat kaget mendengar dan membaca berita dari Berita Jual beli Jabatan di desa  di liputan6.com .
Terungkap pada saat pemeriksaan Bupati Pati Jawa Tengah Saat diperiksa oleh KPK ada pengungkapan perkara atau kasus jual beli jabatan di desa? 
Saya hampir tidak percaya mendengar berita itu. Masalahnya Berapa sih gaji yang diterima oleh para petugas desa atau aparatur desa perbulan?. Sehingga untuk mendapatkannya mendapatkan Jabatan itu harus membeli,atau menyuap? 

Memang sepengetahuan saya petugas desa atau aparat desa Sama halnya dengan pegawai negeri yang lainnya dia akan mengikuti semua aturan desa yang dibuat oleh Kepala desanya siapapun yang menjabatnya. Kita tahu kan? Bahwa kepala desa adalah jabatan politik, sebagai pemegang jabatan pemerintahan desa, jabatan yang akan diemban hanya 10 tahun itu pun kalau terpilih untuk periode yang kedua. Sebagai pekerja di desa atau menjadi aparat desa memang merupakan pekerja takb terbatas  sekedar 5 atau sepuluh tahun. Para kaur bahkan ada yang menjabat  selama 30 atau 40 tahun masa kerja yang panjang. Siapapun Kepala desanya atau siapapun yang terpilih sebagai kepala desa maka para Pejabat desa itu akan mengikutinya.
kecuali ada kebijakan lain dari si kepala desa tersebut. 

Setahu saya, pengertian saya, jabatan aparat desa Itu adalah sebuah jabatan bersifat hanya sebagai pengabdian murni kepada masyarakat secara sukarela. 
Tetapi ternyata setelah terungkap dari kasus pemeriksaan Bupati Pati itu ternyata  terungkap lewat pemeriksaan di KPK. ternyata  di pemerintahan desa ada jual beli jabatan di desa dalam lingkup pemerintahan wilayah daerah Kabupaten pati ,bahkan seorang carik atau sekretaris desa ,tarifnya lebih tinggi daripada jabatan yang lain yang ada di desa tersebut. 

Bukan gajinya tetapi cara mendapatkan jabatan tersebut adalah dengan membeli atau menukar atau menyuap dengan sejumlah uang yang nilainya cikup besar. 
Seperti yang ditulis oleh liputan6.com itu membuat saya berpikir ulang Kenapa hal ini bisa terjadi dan sudah Sekian lamanya terjadi di negeri ini pantas saja perilaku dan kelakuan para aparat desa dari Desa satu ke desa Yang lainnya hampir sama yaitu standar-standar saja dan diantaranya mereka  seharusnya Orang yang terpilih jadi kaur apapun harus  berdedikasi tinggi dalam jiwanya untuk mengabdi sepenuhnya untuk kepentingan dan kebutuhan rakyat.

Tetapi sayangnya jika ada orang yang sungguh-sungguh menampakan atau memberikan dedikasinya kepada masyarakatnya tetapi justru orang yang bersifat seperti itu dalam rangka pekerjaan yang peduli kepada masyarakat, secara jujur. Justeru dialah yang dijauhi atau dicuekin oleh teman-temannya sama aparatur desa
bahkan oleh pimpinanya. 

Jadi sangat disayangkan jika untuk mengabdi kepada desa yang dicintainya itu ternyata ketika  ingin melamar untuk mendapat Jabatan itu harus membayar,atau menyerahkan sejumlah uang? Jika berita itu benar ,maka sangat disayangkan. Semua warga masyarakat tahu, dengan menjadi pengabdi di desa , karena masa jabatan yang cukup lama sesuai dengan usianya atau masa usia bekerjanya. 
Saya pikir semua itu didapatkan dengan hal yang wajar-wajar saja ,seperti  melamar ketika ada lowongan kerja sebagai Kaur atau kepala urusan di pemerintahan desa tersebut.
Jika berita yang saya dengar dari Youtube Kompas maka terungkap sudah apa yang sebenarnya terjadi di dalam lingkungan pemerintahan desa mungkin juga hal yang sama terjadi seperti di Kabupaten Pati Jawa Tengah tersebut. 

Tetapi kita tetap harus berprasangka baik pada aparat desa atau petugas desa yang ada di desa kita masing-masing wilayah kita. Semoga Indonesia akan lebih baik dengan terungkapnya masalah ini di Kabupaten Pati Jawa Tengah saja. dan menjadi pembelajaran bagi seluruh pemerintahan desa-desa di seluruh Indonesia. 
Agar tidak terjadi lagi hal-hal yang sangat memalukan bagi saya,berita itu adalah hal yang sangat memalukan. Bagaimana tidak orang yang berniat untuk mengabdi di desanya saja ternyata harus membayar sejumlah uang .
Padahal kita tahu semua gaji mereka tidak sepadan dengan apa yang mereka lakukan ketika dia bekerja dengan sungguh-sungguh dalam pengertian pengabdian tulus dan jujur untuk desanya untuk masyarakatnya. Semoga apa yang terungkap dalam pemberitaan. liputan6.com dan Kompas tv
ini dapat menjadi pelajaran bagi pemerintahan desa-desa di seluruh Indonesia.
Editorial :Adien janwarie 
Sumber berita  liputan6 dan Kompas tv 

Minggu, 18 Januari 2026

SARING BERITA LIAR DIMEDIA SOSIAL

 Banyak orang bilang zaman makin gila ,teknologi semakin canggih orang malah makin gila . Begitu sebagian orang mengatakannya tetapi sebenarnya bukan teknologinya yang gila atau sesat atau menyesatkan atau ya Katakanlah media sosial itu dumber bencana  ,sumber bencana yang sesungguhnya katanya padahal dari dulu juga yang namanya media itu ya begitu itu pengaruhnya tinggal si pelaku atau si penulisnya atau yang mempunyai akunnya adalah orang yang bisa mengendalikan tentang isi dari media sosialnya atau media sosial orang lain yang selama ini memanjakan dirinya bahkan bisa menjadikan si pemilik akun jadi terkenal bahkan bisa jadi kaya raya dari hasil konten-kontennya Jadi sebenarnya yang disebut gila itu yang bagaimana ya.? Ya yang nulis dong atau si pemilik akun tapi kali ini semua juga bisa dilakukan dengan cara Ai Waduh manusia bakal tergantikan dan banyak akun-akun anonim atau akun-akun bodoh Yang sebenarnya bukan dikendalikan oleh manusia dan ternyata benar adanya saat ini sudah kejadian banyak orang tergila-gila oleh akun-akun yang dibuat oleh Ai akun media sosial terutama di Facebook bahkan ini sudah merambah ke Tik Tok Instagram mungkin hampir semuanya tergradasi oleh Ai. Padahal Ai itu juga yang membuat manusia tetapi sekarang dengan cara otomatis akun-akun Ai itu atau yang dibuat oleh Ai itu sudah bisa menjawab semua percakapan kita pertanyaan kita ajakan bicara kita dibahas semuanya secara lengkap sepertinya cerdas ya memang cerdas Tergantung orang yang mengisi program di Ai tersebut atau aplikasi Ai tersebut. Jadi saat ini media sosial makin menjadi gila-gilaan sih tergantung sekali lagi Tergantung orang yang menggunakannya tapi kenapa artikel ini saya tulis pada semua orang juga sudah tahu tentang hal ini titik karena saya sudah pernah menjadi korban dari Ai tersebut Tapi saya juga berhasil mengalahkan perdebatan yang ada di Ai tersebut Maksudnya saya memasuki akun yang bernama seorang profesor segala bisa katanya. Setelah saya ajak bicara sana kemari ngalor ngidul orang bilang rupanya si pemilik Ai atau mesinnya itu tidak dapat mengerti tentang apa yang ingin saya dapatkan dari ikut chatting di akun Ai tersebut dan terbukti ai juga tidak bisa menjawab semua pertanyaan Semua keinginan harapan yang kita inginkan tergantung si pembuatnya sebenarnya karena sekali lagi Ai juga dibuat oleh manusia di program mengumpulkan program semua tentang apa saja yang ada tertulis di internet atau yang tersimpan di internet di akomodir dan digunakan untuk menjawab semua percakapan kita kalau kita masuk ke dalam aplikasi Ai atau setting dengan ai tersebut atau apapun yang dibuat oleh Ai. Cerita tentang pengalaman berdebat dengan profesor ya dia mengatakan demikian di Akun tersebut Saya hanya menanyakan sebuah pertanyaan yang sebenarnya mudah sekali dijawab dan bagi bangsa Indonesia atau bangsa lain yang memahami tentang sebuah ilmu yang disebut ilmu pelet bagi orang Indonesia dan sebagian bangsa lainnya sudah paham itu. Tetapi ketika lama saya bertanya tentang ilmu pelet dan bagaimana cara mendapatkan ilmu pelet itu dari sang profesor yang mengaku di ei itu akhirnya juga dia tidak bisa menjawab karena mungkin si pengisi program Ai tersebut kurang lengkap mengisi data atau belum lengkap mengisi datanya. Nah jadi bagi para pemirsa pembaca blogger ini saya pesan kan kepada anda jangan langsung percaya dengan apa yang anda dapatkan di media sosial terutama berita-berita yang berseliweran di media sosial dengan menggunakan akun Ai agar anda tidak mudah percaya agar anda tidak mudah terprovokasi agar anda tidak mudah teradu domba dan terpancing oleh keributan yang ada di grup-grup media sosial. Karena belum tentu orang yang anda ajak debat atau Anda ajak aduk argumentasi ketika Anda terjebak dalam satu percakapan belum tentu yang menjawab adalah orang tersebut atau si pemilik akun. Bahkan berita-berita saat ini sudah semakin ngawur dan sulit dipercaya didapatkan dari narasumber narasumber yang entah dari mana Yang berbicara tentang kasus-kasus politik ekonomi global terus dibicarakan padahal negara kita sedang baik-baik saja dan seharusnya memang baik dan tidak perlu ada keributan yang diakibatkan atau yang dikerjakan atau yang di amplifierkan oleh beberapa orang atau sekelompok orang yang berniat jahat kepada negara ini dan pemerintahnya dengan mengatasnamakan demokrasi kebebasan bicara dan lain sebagainya bahkan ketika terbit sebuah aturan undang-undang baru yang dibuat oleh warga negara dan para ahli warga dari warga negara sendiri Indonesia ini semakin ribet katanya undang-undang KUHP yang baru itu sama sekali tidak mewakili dari kepentingan atau alat untuk membela diri bahkan terkesan mengebiri semua kebebasan berbicara kebebasan bertindak kebebasan bermedia sosial. Sekali lagi Mari kita jaga agar Indonesia tidak terpancing dan tidak terpecah belah oleh perilaku konyol dan munafik dari para manusia yang memang menginginkan Indonesia bubar. Masa iya kita bermusuhan dengan sesama kita orang Indonesia padahal yang melawan debat kita atau yang melawan percakapan kita atau yang meladeni percakapan percakapan kita di media sosial adalah sebuah mesin yang bisa menjawab ribuan kalimat ribuan pengguna media sosial yang asli hanya dengan satu mesin yang bernama Ai atau artificial intelligence ? kan gila . Nah lagi-lagi kita gila Masa harus bertengkar dengan teman-teman kita sendiri yang nggak tahu di mana Siapa orang mana ternyata memang sulit menghindar dari semua itu kalau kita terlalu fanatik pada sebuah atau dogma yang mereka sengaja sebar luaskan dengan menggunakan teknologi yang bernama media sosial dan sekarang Ai waspadalah saudaraku pengguna akun media sosial. Lalu bagaimana kita bisa mendapatkan berita yang resmi berita yang benar berita yang akuntabel dan bisa dipertanggungjawabkan saat ini masih bertahan ada beberapa siaran televisi yang masih meyakinkan dengan berita-berita yang ditayangkannya atau bisa disebut dengan media mainstream ya cuma dari kanal-kanal mereka lah kita bisa mendapatkan berita yang akuntabel dan bertanggung jawab karena hukum media tersebut sudah terlindungi dan akuntabel sekali lagi saudaraku jangan mau terprovokasi oleh berita-berita yang didapatkan dari media sosial resmi yang ngakunya resmi terverifikasi Tapi tetap saja itu adalah sarana mereka dalam mempropagandakan kebencian antar kita. Banyak negara yang berjatuhan karena sedang perang saudara ya diawali dari antar warganya yang dihasut dengan berbagai macam berita yang membosankan bagi para pemilik Akun tersebut sehingga mereka terprovokasi untuk menyerang atau untuk membalelo atau untuk menghianati negaranya sendiri. Seperti ada #kabur aja dulu itu diantaranya yang belum tentu ditulis oleh manusia atau orang asli yang memiliki akun resmi. Penyebaran akun media sosial yang didukung oleh Ai, sama sekali kita tidak akan bisa membendungnya semakin kita banyak berinteraksi dengan akun-akun itu maka akan semakin banyak data-data yang dikumpulkan oleh mesin Ai tersebut sehingga pertanyaan-pertanyaan yang kita lontarkan akan selalu terjawab walaupun tidak sesuai dengan keinginan kita atau dengan paham yang kita miliki lagi saya sampaikan saya ingatkan agar anda jangan sampai terjebak oleh permainan media sosial yang dikendalikan oleh Ai atau berbasis Ai artifisial intelijen. Penulis 

VIDEO AI INI HAMPIR SEMPURNA

Teknologi Digital makin sempurna.. Coba simak Video ini.
Bisa anda bayangkan begitu mudahnya membuat sebuah video di zaman sekarang cukup mengetikkan kalimat di dalam sebuah aplikasi Ai bernama Dola maka anda akan mendapatkan semua yang anda inginkan tidak perlu lagi mengedit secara manual semuanya hanya berupa tulisan dan akan dijawab dengan contoh foto yang Anda kirim ke aplikasi dollar ini silakan simak contoh dari pembuatan Ai berikut ini untuk menambah wawasan ilmu pengetahuan Anda Sebaiknya anda untuk lebih banyak membaca referensi dari setiap berita yang anda baca di dalam internet Jangan mudah percaya dengan apa yang disajikan oleh dunia internet atau dunia maya lebih baik anda konfirmasikan dulu apa yang Anda lihat di dalam dunia Internet itu sebelum anda menyimpulkan bahwa itu adalah benar sehingga Anda tidak akan terjebak oleh masalah hukum yang saat ini makin ketat diterapkan di dalam pengelolaan media sosial bijaklah menggunakan media sosial semoga bermanfaat

Rabu, 14 Januari 2026

AWAS TEKNOLOGI INI BISA MENJERAT ANDA KE MASALAH RUMIT

Jangan heran jika anda menemukan gambar seperti ini. Nampaknya nyata dan sangat meyakinkan tampilan visual yang luar biasa . Tentu bagi sebagian orang mau tidak mau mereka pasti akan merasakan sesuatu yang luar biasa dan terkagum-kagum dengan apa yang dilihatnya iya mendapatkan pesan atau balasan pesan dari chat yang berbasis Ai . Apa yang tidak mungkin menjadi sangat mungkin dan tergambar dengan jelas bahwa apa yang dulu tidak pernah terbayang bisa melakukannya kini seolah-olah telah terwujud dalam dunia nyata . Bahkan di antara kita kadang beradu argumentasi berlebihan seolah apa yang menjadi pendapatnya merupakan sebuah kenyataan . 
Sementara di pihak lain berpendapat apa yang dilihat dan dibuatnya adalah hanya sebuah rekayasa gambar dengan menggunakan teknologi digital tingkat tinggi hingga menjadi video bergerak sesuai dengan harapan ekspektasinya.
Dan ini menjadi hal yang sangat Ironi karena argumentasi yang ia pertahankan seolah-olah ada dan nyata untuk meyakinkan semua orang bahwa dirinya lah yang punya pendapat paling benar dan realistis. Tak heran jika di antara kita malah saling adu argumentasi bahkan bisa timbul fitnah diantara kita sebagai pelaku media online atau pemilik akun-akun media sosial.

 apa yang dibicarakan di atas adalah akibat dari kemajuan pesat era teknologi digital yang menjadi kegemaran serta dijadikan ladang penghasilan bagi para pelaku media online yang tidak memahami dan yang memahami bahkan yang menguasai teknologi tersebut. Kita sebagai pelaku media sosial dan pelaku media online baik untuk bisnis ataupun sekedar iseng alias hiburan, sebaiknya tidak terburu-buru memberikan pendapat atau memberikan kesimpulan bawa apa yang dilihat dan didengar adalah sebuah kenyataan bahkan sebuah kepastian. Tanpa mengkroscek lebih dulu tentang apa yang dilihat dibaca ditonton dan didengarnya. Ini muncul teknologi digital online yang bernama Ai. Bahkan orang awam pun bisa menggunakannya dikhawatirkan mereka akan menggunakan Ai untuk tujuan dan maksud tertentu yang sesuai dengan keinginan serta cita-citanya membangun peradaban baru yang hanya bisa dipahami oleh dirinya bahkan ada yang diantara mereka yang memaksakan diri untuk mempercayai untuk mengikuti apa yang telah dibuat dikirim ke dalam akun media sosial yang dia miliki. Anehnya orang atau pemilik akun itu benar-benar dapat menyakinkan ribuan orang untuk mengikuti jalan pikiran gagasan dan cita-cita si pemilik akun media sosial tersebut. Tentu ini adalah bentuk penyalahgunaan yang bermaksud tertentu Entah untuk mencapai ketenaran dirinya atau untuk mencapai kekayaan finansial dirinya sehingga kelak nanti ia akan menguasai karena mampu membiayai cita-cita dan harapan hidupnya membangun peradaban baru yang ia cita-citakan selama ini dengan biaya dari hasil konten-konten yang ia buat selama ini. Pesan bagi pemula atau pemilik akun yang berniat membuat akun hanya untuk hiburan tentu harus waspada dan sangat hati-hati agar anda tidak terjebak oleh sesuatu hal ajakan dari para pelaku media sosial yang kini telah mampu membiayai dirinya itu. Sedangkan anda hanya seorang penonton pengikut pembaca dari akun besar yang anda percayai. Anda Bahkan menjadi korban ketika tiba-tiba anda terlibat dalam masalah hukum karena telah ikut membagikan konten-konten yang membahayakan itu kepada orang lain atas keyakinan yang anda miliki akibat terpapar oleh Dogma si pemilik akun besar tersebut. Selalu waspada menggunakan media sosial yang anda miliki. Jika tiba-tiba hati anda terpengaruh setelah membaca berita, Sebaiknya anda bertanya pada orang yang lebih mengerti dan memahami tentang permainan di media sosial. Salam dari saya Adin Janwarie.

Minggu, 11 Januari 2026

KONSERVASI HUTAN DESA

 Menyikapi tentang adanya bencana alam yang sering terjadi di setiap desa wilayah daerah masing-masing di seluruh kawasan Indonesia tentu kita sangat prihatin dengan kejadian yang dialami oleh rekan-rekan kita di Sumatera. 

Perlu Kita waspadai bagi kawasan desa yang masih mempunyai hutan, baik yang dikelola oleh Perhutani atau hutan buatan atau hutan alam. Tentu saja perlu kita jaga bersama keberadaannya dan kelestariannya. 

Apalagi desa-desa yang terdiri dari kontur tanahnya labil atau terdiri dari bukit  pegunungan atau barisan pegunungan seperti yang ada di Sumatera itu ,yang disebut dengan Bukit Barisan. 

Masing-masing kita perlu menjaga hutan-hutan itu. Bahkan bila kita perlu menanam kembali berbagai jenis tanaman yang kira-kira bisa tumbuh dengan baik di tanah pegunungan yang ada di desa-desa kita. Paling sederhana adalah tanaman tahunan yang menghasilkan atau berbuah ,misalnya petai ,jengkol ,durian ,nangka ,langsep,serta tanaman hutan tahunan semacam pohon Mahoni, Jati dan lain sebagainya. 

Saat ini kita perlu meningkatkan kewaspadaan karena m3ningkatnya cuaca ekstrim. Kita perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap tantangan terjadinya bencana. 

Untuk itu kita hendaknya mau bahu membahu dan berusaha kerja sama dengan berbagai pihak untuk menjaga kawasan hutan ,yang ada di desa-desa kita masing-masing. 

Agar hutan kita tidak dijarah oleh tangan-tangan nakal dan orang-orang serakah atau pengusaha yang nakal. 

Apapun alasannya ,bahwa hutan adalah sumber ketahanan pangan dan kehidupan hendaknya semua ini adalah tanggung jawab kita bersama sebagai warga desa dan pemangku pemerintahan harus bahu membahu menjaga kelestarian hutan yang ada di desa-desa kita. 

Jangan tamak Jangan sombong hingga memperlakukan hutan seenaknya. karena akibatnya akan dialami oleh kita atau anak cucu kita kelak nanti.

Istilah dari nenek moýang kita menyebut Menanam kebaikan akan berhasil baik menanam keburukan akibatnya pun buruk. Itu sudah merupakan hukum alam. Terima kasih telah membaca artikel ini semoga bermanfaat bagi kita semua.

Saya Adien janwarie

Senin, 13 Januari 2025

DAPAT BLT BUAT INVESTASI PIARA KAMBING.

Pembaca yang Budiman. Penyaluran BLT yang dilakukan pemerintah,ternyata masih banyak yang mempersoalkan untuk apa manfaat  dan jadi problem saat sudah disalurkan dan peruntukannya untuk masyarakat penerima. 
Padahal pemerintah sudah semaksimal mungkin menjadikan program kerja pemerintah ini agar rakyatnya bisa berdaya dan berharap bisa menjadikan warga negara kita jadi makin berdaya,bahkan berharap bisa mengentaskan kemiskinan yang jadi momok dinegeri kaya raya ini. Belum  terselesaikan sampai saat ini. karena rumitnya persoalan sosial yang terjadi di masyarakat. Saya mencoba mengurai permasalhan yang timbul di masyarakat,ketika bantuan tunai itu telah diterima oleh si penerima yang namanya muncul ketika mengeklik dan memasukan data  ke ke Link  CEK BANSOS . Ternyata namanya muncul ,tapi dia tidak mendapatkan bantuan yang diharapkan.Padahal dia merasa bahwa keluarganya berhak menerima PKH Atau model bantuan lain yang tertera di dalam web site tersebut.
Sementara' orang lain yang notabene keluarga tersebut keberadaanya telah mampu, secara ekonomi,dibandingkan dengan dirinya? Kok malah dapat ,semua program yang ada di web tersebut.

Persoalan klasik sebenarnya,dan nampaknya ini adalah kesalahan input data,atau mungkin kesalahan input data lama dari pihak Pemdes yang terlanjur sudah masuk ke pusat.
Dan tidak mengupdate data kembali. 
Mungkin pada saat pertama kali meng input data, keluarga tersebut dalam kondisi miskin. Tapi seiring jalanya waktu berlalu keluarga tersebut telah berubah secara ekonomi.
Sementara' kuota data yang dimasukan dari Desa tersebut sudah terlanjur masuk dan tidak mengupdate data kembali.Tapi pihak pengimput data dari desa mungkin belum sempat mengupdate atau mengimput ulang keberadaan perubahan data warganya.
 Maka demikianlah yang terjadi.
Lalu bagai mana solusinya agar warga yang merasa punya hak  dapat bantuan tetapi tidak mendapatkan? Sedangkan tetangganya yang termasuk warga yang tidak berhak, karena telah mampu secara ekonomi,malah dapat bantuan?

Ini jadi tugas para petugas pemerintah desa ,yang seharusnya aktif mengupdate data warganya. Hingga tidak terjadi kekeliruan dan salahan persepsi,bahkan bisa berdampak menimbulkan kecemburuan sosial.

SEBAIKNYA UANG BANTUAN TUNAI DIGUNAKAN UNTUK APA?
Nah,hal seperti  ini sering kali jadi dilema di Masyarakat yang menerima PKH tersebut. Saran saya segera belanjakan uang bantuan tersebut, jika dibelanjakan untuk investasi membeli dan memelihara ternak kambing? Sepertinya,cocok dilakukan. Karena ternak kambing atau piara kambing tidak membutuhkan biaya operasional atau belanja untuk pakan ternak. Dan minim resiko gagal.
Jadi sangat cocok untuk membelajarkan cara investasi evektif bagi anda. 
Seandainya mungkin bisa dilakukan oleh para penerima  BLT,saya kira cara inilah yang tepat.
Terutama untuk keluarga Muda yang baru punya anak . Jika anda memelihara 1 ekor kambing,itu sama saja anda sedang mempersiapkan peningkatan ekonomi keluarga anda.

1 ekor,4 bln usia  kambing sejak anda beli bisa beranak, cari kambing yang siap kawin. Anda tidak terbebani oleh biaya beli pakan. Dan itu artinya anda sedang mempersiapkan biaya hidup dan biaya pendidikan anak anda.
Yuk gunakan uang bantuan BLT dari pemerintah untuk berinvestasi demi kebaikan dan kesejahteraan keluarga kita. Dan kemajuan bangsa kita menuju indonesia emas .

Entri yang Diunggulkan

KONTES NYANYI BEBAS