Terungkap pada saat pemeriksaan Bupati Pati Jawa Tengah Saat diperiksa oleh KPK ada pengungkapan perkara atau kasus jual beli jabatan di desa?
Saya hampir tidak percaya mendengar berita itu. Masalahnya Berapa sih gaji yang diterima oleh para petugas desa atau aparatur desa perbulan?. Sehingga untuk mendapatkannya mendapatkan Jabatan itu harus membeli,atau menyuap?
Memang sepengetahuan saya petugas desa atau aparat desa Sama halnya dengan pegawai negeri yang lainnya dia akan mengikuti semua aturan desa yang dibuat oleh Kepala desanya siapapun yang menjabatnya. Kita tahu kan? Bahwa kepala desa adalah jabatan politik, sebagai pemegang jabatan pemerintahan desa, jabatan yang akan diemban hanya 10 tahun itu pun kalau terpilih untuk periode yang kedua. Sebagai pekerja di desa atau menjadi aparat desa memang merupakan pekerja takb terbatas sekedar 5 atau sepuluh tahun. Para kaur bahkan ada yang menjabat selama 30 atau 40 tahun masa kerja yang panjang. Siapapun Kepala desanya atau siapapun yang terpilih sebagai kepala desa maka para Pejabat desa itu akan mengikutinya.
kecuali ada kebijakan lain dari si kepala desa tersebut.
Setahu saya, pengertian saya, jabatan aparat desa Itu adalah sebuah jabatan bersifat hanya sebagai pengabdian murni kepada masyarakat secara sukarela.
Tetapi ternyata setelah terungkap dari kasus pemeriksaan Bupati Pati itu ternyata terungkap lewat pemeriksaan di KPK. ternyata di pemerintahan desa ada jual beli jabatan di desa dalam lingkup pemerintahan wilayah daerah Kabupaten pati ,bahkan seorang carik atau sekretaris desa ,tarifnya lebih tinggi daripada jabatan yang lain yang ada di desa tersebut.
Bukan gajinya tetapi cara mendapatkan jabatan tersebut adalah dengan membeli atau menukar atau menyuap dengan sejumlah uang yang nilainya cikup besar.
Seperti yang ditulis oleh liputan6.com itu membuat saya berpikir ulang Kenapa hal ini bisa terjadi dan sudah Sekian lamanya terjadi di negeri ini pantas saja perilaku dan kelakuan para aparat desa dari Desa satu ke desa Yang lainnya hampir sama yaitu standar-standar saja dan diantaranya mereka seharusnya Orang yang terpilih jadi kaur apapun harus berdedikasi tinggi dalam jiwanya untuk mengabdi sepenuhnya untuk kepentingan dan kebutuhan rakyat.
Tetapi sayangnya jika ada orang yang sungguh-sungguh menampakan atau memberikan dedikasinya kepada masyarakatnya tetapi justru orang yang bersifat seperti itu dalam rangka pekerjaan yang peduli kepada masyarakat, secara jujur. Justeru dialah yang dijauhi atau dicuekin oleh teman-temannya sama aparatur desa
bahkan oleh pimpinanya.
Jadi sangat disayangkan jika untuk mengabdi kepada desa yang dicintainya itu ternyata ketika ingin melamar untuk mendapat Jabatan itu harus membayar,atau menyerahkan sejumlah uang? Jika berita itu benar ,maka sangat disayangkan. Semua warga masyarakat tahu, dengan menjadi pengabdi di desa , karena masa jabatan yang cukup lama sesuai dengan usianya atau masa usia bekerjanya.
Saya pikir semua itu didapatkan dengan hal yang wajar-wajar saja ,seperti melamar ketika ada lowongan kerja sebagai Kaur atau kepala urusan di pemerintahan desa tersebut.
Jika berita yang saya dengar dari Youtube Kompas maka terungkap sudah apa yang sebenarnya terjadi di dalam lingkungan pemerintahan desa mungkin juga hal yang sama terjadi seperti di Kabupaten Pati Jawa Tengah tersebut.
Tetapi kita tetap harus berprasangka baik pada aparat desa atau petugas desa yang ada di desa kita masing-masing wilayah kita. Semoga Indonesia akan lebih baik dengan terungkapnya masalah ini di Kabupaten Pati Jawa Tengah saja. dan menjadi pembelajaran bagi seluruh pemerintahan desa-desa di seluruh Indonesia.
Agar tidak terjadi lagi hal-hal yang sangat memalukan bagi saya,berita itu adalah hal yang sangat memalukan. Bagaimana tidak orang yang berniat untuk mengabdi di desanya saja ternyata harus membayar sejumlah uang .
Padahal kita tahu semua gaji mereka tidak sepadan dengan apa yang mereka lakukan ketika dia bekerja dengan sungguh-sungguh dalam pengertian pengabdian tulus dan jujur untuk desanya untuk masyarakatnya. Semoga apa yang terungkap dalam pemberitaan. liputan6.com dan Kompas tv
ini dapat menjadi pelajaran bagi pemerintahan desa-desa di seluruh Indonesia.
Editorial :Adien janwarie
Sumber berita liputan6 dan Kompas tv
Tidak ada komentar:
Posting Komentar