Minggu, 18 Januari 2026

SARING BERITA LIAR DIMEDIA SOSIAL

 Banyak orang bilang zaman makin gila ,teknologi semakin canggih orang malah makin gila . Begitu sebagian orang mengatakannya tetapi sebenarnya bukan teknologinya yang gila atau sesat atau menyesatkan atau ya Katakanlah media sosial itu dumber bencana  ,sumber bencana yang sesungguhnya katanya padahal dari dulu juga yang namanya media itu ya begitu itu pengaruhnya tinggal si pelaku atau si penulisnya atau yang mempunyai akunnya adalah orang yang bisa mengendalikan tentang isi dari media sosialnya atau media sosial orang lain yang selama ini memanjakan dirinya bahkan bisa menjadikan si pemilik akun jadi terkenal bahkan bisa jadi kaya raya dari hasil konten-kontennya Jadi sebenarnya yang disebut gila itu yang bagaimana ya.? Ya yang nulis dong atau si pemilik akun tapi kali ini semua juga bisa dilakukan dengan cara Ai Waduh manusia bakal tergantikan dan banyak akun-akun anonim atau akun-akun bodoh Yang sebenarnya bukan dikendalikan oleh manusia dan ternyata benar adanya saat ini sudah kejadian banyak orang tergila-gila oleh akun-akun yang dibuat oleh Ai akun media sosial terutama di Facebook bahkan ini sudah merambah ke Tik Tok Instagram mungkin hampir semuanya tergradasi oleh Ai. Padahal Ai itu juga yang membuat manusia tetapi sekarang dengan cara otomatis akun-akun Ai itu atau yang dibuat oleh Ai itu sudah bisa menjawab semua percakapan kita pertanyaan kita ajakan bicara kita dibahas semuanya secara lengkap sepertinya cerdas ya memang cerdas Tergantung orang yang mengisi program di Ai tersebut atau aplikasi Ai tersebut. Jadi saat ini media sosial makin menjadi gila-gilaan sih tergantung sekali lagi Tergantung orang yang menggunakannya tapi kenapa artikel ini saya tulis pada semua orang juga sudah tahu tentang hal ini titik karena saya sudah pernah menjadi korban dari Ai tersebut Tapi saya juga berhasil mengalahkan perdebatan yang ada di Ai tersebut Maksudnya saya memasuki akun yang bernama seorang profesor segala bisa katanya. Setelah saya ajak bicara sana kemari ngalor ngidul orang bilang rupanya si pemilik Ai atau mesinnya itu tidak dapat mengerti tentang apa yang ingin saya dapatkan dari ikut chatting di akun Ai tersebut dan terbukti ai juga tidak bisa menjawab semua pertanyaan Semua keinginan harapan yang kita inginkan tergantung si pembuatnya sebenarnya karena sekali lagi Ai juga dibuat oleh manusia di program mengumpulkan program semua tentang apa saja yang ada tertulis di internet atau yang tersimpan di internet di akomodir dan digunakan untuk menjawab semua percakapan kita kalau kita masuk ke dalam aplikasi Ai atau setting dengan ai tersebut atau apapun yang dibuat oleh Ai. Cerita tentang pengalaman berdebat dengan profesor ya dia mengatakan demikian di Akun tersebut Saya hanya menanyakan sebuah pertanyaan yang sebenarnya mudah sekali dijawab dan bagi bangsa Indonesia atau bangsa lain yang memahami tentang sebuah ilmu yang disebut ilmu pelet bagi orang Indonesia dan sebagian bangsa lainnya sudah paham itu. Tetapi ketika lama saya bertanya tentang ilmu pelet dan bagaimana cara mendapatkan ilmu pelet itu dari sang profesor yang mengaku di ei itu akhirnya juga dia tidak bisa menjawab karena mungkin si pengisi program Ai tersebut kurang lengkap mengisi data atau belum lengkap mengisi datanya. Nah jadi bagi para pemirsa pembaca blogger ini saya pesan kan kepada anda jangan langsung percaya dengan apa yang anda dapatkan di media sosial terutama berita-berita yang berseliweran di media sosial dengan menggunakan akun Ai agar anda tidak mudah percaya agar anda tidak mudah terprovokasi agar anda tidak mudah teradu domba dan terpancing oleh keributan yang ada di grup-grup media sosial. Karena belum tentu orang yang anda ajak debat atau Anda ajak aduk argumentasi ketika Anda terjebak dalam satu percakapan belum tentu yang menjawab adalah orang tersebut atau si pemilik akun. Bahkan berita-berita saat ini sudah semakin ngawur dan sulit dipercaya didapatkan dari narasumber narasumber yang entah dari mana Yang berbicara tentang kasus-kasus politik ekonomi global terus dibicarakan padahal negara kita sedang baik-baik saja dan seharusnya memang baik dan tidak perlu ada keributan yang diakibatkan atau yang dikerjakan atau yang di amplifierkan oleh beberapa orang atau sekelompok orang yang berniat jahat kepada negara ini dan pemerintahnya dengan mengatasnamakan demokrasi kebebasan bicara dan lain sebagainya bahkan ketika terbit sebuah aturan undang-undang baru yang dibuat oleh warga negara dan para ahli warga dari warga negara sendiri Indonesia ini semakin ribet katanya undang-undang KUHP yang baru itu sama sekali tidak mewakili dari kepentingan atau alat untuk membela diri bahkan terkesan mengebiri semua kebebasan berbicara kebebasan bertindak kebebasan bermedia sosial. Sekali lagi Mari kita jaga agar Indonesia tidak terpancing dan tidak terpecah belah oleh perilaku konyol dan munafik dari para manusia yang memang menginginkan Indonesia bubar. Masa iya kita bermusuhan dengan sesama kita orang Indonesia padahal yang melawan debat kita atau yang melawan percakapan kita atau yang meladeni percakapan percakapan kita di media sosial adalah sebuah mesin yang bisa menjawab ribuan kalimat ribuan pengguna media sosial yang asli hanya dengan satu mesin yang bernama Ai atau artificial intelligence ? kan gila . Nah lagi-lagi kita gila Masa harus bertengkar dengan teman-teman kita sendiri yang nggak tahu di mana Siapa orang mana ternyata memang sulit menghindar dari semua itu kalau kita terlalu fanatik pada sebuah atau dogma yang mereka sengaja sebar luaskan dengan menggunakan teknologi yang bernama media sosial dan sekarang Ai waspadalah saudaraku pengguna akun media sosial. Lalu bagaimana kita bisa mendapatkan berita yang resmi berita yang benar berita yang akuntabel dan bisa dipertanggungjawabkan saat ini masih bertahan ada beberapa siaran televisi yang masih meyakinkan dengan berita-berita yang ditayangkannya atau bisa disebut dengan media mainstream ya cuma dari kanal-kanal mereka lah kita bisa mendapatkan berita yang akuntabel dan bertanggung jawab karena hukum media tersebut sudah terlindungi dan akuntabel sekali lagi saudaraku jangan mau terprovokasi oleh berita-berita yang didapatkan dari media sosial resmi yang ngakunya resmi terverifikasi Tapi tetap saja itu adalah sarana mereka dalam mempropagandakan kebencian antar kita. Banyak negara yang berjatuhan karena sedang perang saudara ya diawali dari antar warganya yang dihasut dengan berbagai macam berita yang membosankan bagi para pemilik Akun tersebut sehingga mereka terprovokasi untuk menyerang atau untuk membalelo atau untuk menghianati negaranya sendiri. Seperti ada #kabur aja dulu itu diantaranya yang belum tentu ditulis oleh manusia atau orang asli yang memiliki akun resmi. Penyebaran akun media sosial yang didukung oleh Ai, sama sekali kita tidak akan bisa membendungnya semakin kita banyak berinteraksi dengan akun-akun itu maka akan semakin banyak data-data yang dikumpulkan oleh mesin Ai tersebut sehingga pertanyaan-pertanyaan yang kita lontarkan akan selalu terjawab walaupun tidak sesuai dengan keinginan kita atau dengan paham yang kita miliki lagi saya sampaikan saya ingatkan agar anda jangan sampai terjebak oleh permainan media sosial yang dikendalikan oleh Ai atau berbasis Ai artifisial intelijen. Penulis 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri yang Diunggulkan

KONTES NYANYI BEBAS