Sementara di pihak lain berpendapat apa yang dilihat dan dibuatnya adalah hanya sebuah rekayasa gambar dengan menggunakan teknologi digital tingkat tinggi hingga menjadi video bergerak sesuai dengan harapan ekspektasinya.
Dan ini menjadi hal yang sangat Ironi karena argumentasi yang ia pertahankan seolah-olah ada dan nyata untuk meyakinkan semua orang bahwa dirinya lah yang punya pendapat paling benar dan realistis. Tak heran jika di antara kita malah saling adu argumentasi bahkan bisa timbul fitnah diantara kita sebagai pelaku media online atau pemilik akun-akun media sosial.
apa yang dibicarakan di atas adalah akibat dari kemajuan pesat era teknologi digital yang menjadi kegemaran serta dijadikan ladang penghasilan bagi para pelaku media online yang tidak memahami dan yang memahami bahkan yang menguasai teknologi tersebut. Kita sebagai pelaku media sosial dan pelaku media online baik untuk bisnis ataupun sekedar iseng alias hiburan, sebaiknya tidak terburu-buru memberikan pendapat atau memberikan kesimpulan bawa apa yang dilihat dan didengar adalah sebuah kenyataan bahkan sebuah kepastian. Tanpa mengkroscek lebih dulu tentang apa yang dilihat dibaca ditonton dan didengarnya. Ini muncul teknologi digital online yang bernama Ai. Bahkan orang awam pun bisa menggunakannya dikhawatirkan mereka akan menggunakan Ai untuk tujuan dan maksud tertentu yang sesuai dengan keinginan serta cita-citanya membangun peradaban baru yang hanya bisa dipahami oleh dirinya bahkan ada yang diantara mereka yang memaksakan diri untuk mempercayai untuk mengikuti apa yang telah dibuat dikirim ke dalam akun media sosial yang dia miliki. Anehnya orang atau pemilik akun itu benar-benar dapat menyakinkan ribuan orang untuk mengikuti jalan pikiran gagasan dan cita-cita si pemilik akun media sosial tersebut. Tentu ini adalah bentuk penyalahgunaan yang bermaksud tertentu Entah untuk mencapai ketenaran dirinya atau untuk mencapai kekayaan finansial dirinya sehingga kelak nanti ia akan menguasai karena mampu membiayai cita-cita dan harapan hidupnya membangun peradaban baru yang ia cita-citakan selama ini dengan biaya dari hasil konten-konten yang ia buat selama ini. Pesan bagi pemula atau pemilik akun yang berniat membuat akun hanya untuk hiburan tentu harus waspada dan sangat hati-hati agar anda tidak terjebak oleh sesuatu hal ajakan dari para pelaku media sosial yang kini telah mampu membiayai dirinya itu. Sedangkan anda hanya seorang penonton pengikut pembaca dari akun besar yang anda percayai. Anda Bahkan menjadi korban ketika tiba-tiba anda terlibat dalam masalah hukum karena telah ikut membagikan konten-konten yang membahayakan itu kepada orang lain atas keyakinan yang anda miliki akibat terpapar oleh Dogma si pemilik akun besar tersebut. Selalu waspada menggunakan media sosial yang anda miliki. Jika tiba-tiba hati anda terpengaruh setelah membaca berita, Sebaiknya anda bertanya pada orang yang lebih mengerti dan memahami tentang permainan di media sosial. Salam dari saya Adin Janwarie.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar